Ajaran tasawuf, adalah ajaran bathiniah agama Islam. Secara leksikal kata tasawuf tidak pernah disebut-sebut oleh Rosul Muhammad SAW, ajaran ini muncul se abad kemudian setelah meninggalnya Rosul.
Ajaran tasawuf berbeda dengan irfan. Tasawuf dalam bahasa Inggris Sufism ada di dalam pencampuran beberapa budaya/ajaran agama lain , sementara irfan (Eng: Mysticism) bernara sumber pada alQuran, Al Hadits, dan Burhan (aql) dimana mengungkapkannya dengan metodik filsafat. Orangnya biasa disebut arif. Tetapi ada juga yang berpendapat lain (beragam).
Rosul tidak perlu belajar tasawuf, karena dia itu sendiri adalah sumbernya. Ajaran Safar Ilallah (Berjalan menuju Ilahiah), atau biasa disebut sair wa suluk. Haditsnya yang saya ingat "Agar mencapai ilmu tentang Allah, Allah akan memudahkan jalannya untuk mencapai jalannya" (sumbernya : saya lupa menanyakannya).
Di Alquran bisa dicari kata Zahibun (menuju Tuhan) "Inna Daahibu Ilaa Robbi", Alfiror Ilaa Allohu (menuju Allah), Ilal Mashir (menjadi AKu). Perjalanannya menuju Allah ini bisa melalui ilmu pengetahuan (knowledge, marifat) dan praktikal (tasawuf).
Memahami ilmu tasawuf, adalah memahami sisi bathin alQuran karena al Quran itu memiliki arti secara leksikal (literal meaning, letterlijk), maupun arti secara bathiniah (mustasabihat).
Banyak yang menuduh bahwa Tasawuf itu haram atau sesat. Pro dan kontra ini terjadi sejak jaman dahulu. Tapi semua kepercayaan ini diserahkan kepada pelakunya (salik), mau percaya silakan kalau tidak ya tidak apa-apa, karena memahami ini perlu pemahaman ekstra dan kemauan yang luar biasa. Kepercayaan tidak bisa dipaksa. Pun pula, pemahaman ini bukan ritual (konsep dzahir) tetapi spiritual (bathiniah).
Salam,
Http://ferrydjajaprana.multiply.com